Ternyata Tokek disukai Mahluk Halus

Pameo di masyarakat kita, tokek merupakan binatang pembawa hantu. Binatang yang tak lebih dari cecak besar ini, menyimpan sejarah klenik dalam perkembangannya. Tokek juga dipercaya mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Dalam sejarah perkembangannya, tokek dikenal dekat dengan mahluk halus. Sebut saja ketika Nabi Muhammad bersembunyi di Gua Hira, Tokek memberitahukan kepada pasukan Abu Jahal melalui jin yang mendampinginya, jika Rasulullah berada di dalam gua tersebut. Namun utusan Tuhan itu selamat karena dilindungi sarang laba-laba yang sangat tebal.

Mungkin itu sepetik kisah tokek yang berteman dengan jin. Dan dalam perjalanannya, hingga kini, suara tokek dipercaya mampu memanggil mahluk gaib. Dan jika telah berulang-ulang binatang itu berbunyi, maknanya mahluk halus sudah semakin dekat. Apa benar begitu?

Menurut paranormal yang menetap di Tembung, Ki Tunggal Jati, kisah klenik yang berhubungan dengan tokek itu tak sepenuhnya benar. Namun ia mengakui, ada jenis mahluk halus yang memang menyukai binatang melata ini.

“Ada beberapa mahluk halus yang sangat menyukai tokek,” ujar pria berpostur tinggi ini tanpa menyebut jenis mahluknya.

Tokek menyimpan segudang misteri. Meski identik dengan mahluk halus, namun binatang yang mampu menempel di dinding ini, diyakini mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Seperti pengungkapan salah seorang pemburu tokek, Vani, warga Perumnas Mandala. Kepada POSMETRO ia mengungkapkan, binatang ini bisa dihargai sampai jutaan rupiah, jika memiliki ukuran minimal 2 ons.

Menurut Vani, binatang itu bisa menjadi media pengobatan tradisional. Menyembuhkan asma misalnya. Dan beredar pula di masyarakat, hati dari tokek mampu menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh virus HIV. Sayangnya, hingga saat ini belum ada memastikan kebenarannya.

Trik Menyelamatkan Diri

Tokek merupakan satwa yang terampil dalam berakrobat. Kemampuannya yang paling ternama, mungkin, mampu berjalan di permukaan dinding atau dedaunan, bahkan yang tegak lurus atau terbalik terhadap permukaan tanah sekalipun. Selama ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa rahasia dari kemampuan ini adalah rambut-rambut super-kecil yang terdapat di permukaan kaki tokek.

Ketika sebuah kaki tokek dipijakkan ke sebuah permukaan, rambut-rambut yang berukuran sepersejuta meter itu dapat diaktifkan untuk menambah gesekan antara kaki dan permukaan. Tapi ternyata, tokek masih menyimpan trik lain yang bisa dipelajari, yaitu gerakan ekornya, atau kaki Kelima.

Dari analisa ilmuwan Amerika, kecepatan gerakan tokek melahirkan beberapa kejutan. Antara lain, untuk mencegahnya dari jatuh, tokek menekankan ekornya ke permukaan dinding. Dengan begitu keempat kakinya memiliki cukup waktu untuk bergeser dan merapat kembali ke dinding, menggunakan ekornya sebagai kaki kelima, setidaknya sebagai penunjang keempat kaki aslinya.

Lalu, ekor tokek berfungsi untuk memutar tubuh ketika berada di udara, sebelum menyentuh tanah. Dan untuk menghindari pendaratan di tempat yang keras, tokek menggunakan ekornya untuk memilih landasan. Dengan ekornya pula tokek mampu meluncur sambil berbelok ke tempat yang diinginkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s