Pelajar Dipaksa Mesum Lalu Direkam di Bekasi

Di tengah maraknya peredaran video porno kalangan artis, warga Kabupaten Bekasi resah dengan video mesum sepasang pelajar sebuah SMA. Video porno itu diduga direkam paksa oleh tiga orang yang memergoki kedua pelajar itu tengah bermesraan.

Dua video itu berformat 3gp. Video pertama berukuran 2,5 megabyte dan berdurasi 3 menit 2 detik. Video kedua berukuran 1,8 megabyte dengan durasi 2 menit 18 detik.

Pada video pertama, tampak pelajar putri mengenakan jilbab putih dengan rok terusan panjang abu-abu muda. Pelajar putra masih mengenakan seragam lengkap SMA. Keduanya dipaksa oleh si perekam yang diduga berjumlah lebih dari satu orang untuk melepaskan sendiri pakaian yang mereka kenakan.

“Sudah, buka di sini. Mendingan gua yang lihat di sini. Ketimbang di kampung, sudah banyak orang, ada polisi lagi,” terdengar salah satu warga mengancam kedua pelajar itu.

Meski terlihat enggan, kedua pelajar itu akhirnya menurut. Keduanya diminta berjalan sesuai dari arah semula keduanya datang. “Sudah buka, keatasin. Gak mau? Ya udah, gua bawa motor lu,” kata si perekam. “Jangan nangislah, sudah pelukan sana,” katanya lagi.

Pada video berikutnya, kedua pelajar itu diminta mengulangi perbuatan mereka di dekat sepeda motor warna biru milik pelajar, Aria, yang diklaim si perekam seperti dilakukan saat keduanya kepergok. Orang-orang yang merekam itu bahkan memelorotkan celana dalam pelajar putri agar melakukannya seperti semula. Tampilan video itu berakhir saat perekam menyatakan akan memotret kedua pelajar itu.

Tak bermoral

Tindakan orang-orang yang merekam paksa video mesum pelajar itu, apa pun alasannya, dikecam warga. Warga meminta polisi segera menangkap mereka.

“Ini tidak hanya meresahkan warga, tapi sudah tidak bermoral. Polisi harus mengusut secepatnya,” ungkap Alex Syafei, tokoh warga Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (22/7/2010).

Sebagian warga mengaku sudah mendapatkan rekaman video itu sejak dua bulan lalu. “Saya sudah lihat sejak Mei lalu, dapat dari teman,” tutur Yanto, warga Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, kemarin.

Kalangan pelajar juga menilai, perbuatan perekam paksa itu sudah keterlaluan. “Apa pun alasannya, perbuatan itu sudah keterlaluan. Kalau tahu sudah berbuat asusila, kenapa mereka malah merekamnya,” kata Dewi (16), pelajar kelas II sebuah madrasah negeri di Kabupaten Bekasi.

Kapolsektro Cikarang Pusat Ipda Sitorus saat dihubungi mengatakan, pihaknya sedang menangani kasus tersebut. Namun, dia enggan menceritakan lebih lanjut mengenai sejauh mana hasil yang sudah diperoleh.

Belum ada penjelasan juga apakah polisi sudah memiliki identitas kedua pelajar dan para perekam video.

“Kami sudah melimpahkan kasusnya ke Polrestro Kabupaten. Itu sudah beberapa waktu lalu,” kata Sitorus.

3 thoughts on “Pelajar Dipaksa Mesum Lalu Direkam di Bekasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s