Tenaga Kerja Indonesia Di Libya Siap Di Evakuasi

Upaya evakuasi WNI dari Libya sedang disiapkan. Pemerintah pun diminta agar tidak mengulang diskriminasi. Konon, dalam evakuasi WNI dari Mesir, yang diutamakan adalah mahasiswa dan keluarga diplomat. Sementara TKI ditinggalkan dalam situasi takut dan sulit. Akan seperti apa proses evakuasi kali ini

Mereka sangat ketakutan, tapi kesulitan untuk mengakses dan menyelamatkan diri ke KBRI.  Pemeritah harus proaktif untuk mengevakuasi mereka dengan mendatangi rumah majikan mereka. Terabaikannya evakuasi TKI di Mesir, yang memunculkan tuduhan diskriminatif, harus jadi pelajaran. Yang dievakuasi jangan lagi hanya mahasiswa dan keluarga diplomat.

Hal paling utama yang harus dipastikan pemerintah adalah identifikasi data yang mendetail, baik keakuratan maupun jumlahnya. Ini tidak hanya bisa dikerjakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sana, tapi terkait pekerjaan pemerintah di sini juga.

Bagaimana Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan Kementerian Tenaga Kerja,  misalnya, membuat pusat- pusat pengaduan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.Mereka yang bekerja di luar negeri itu kan berasal dari berbagai daerah. Sehingga, kalau ada yang melaporkan keluarganya sedang berada di Libya, akan jauh lebih mudah mendatanya.

Proses evakuasi di Mesir bisa jadi pelajaran. TKI-nya hanya beberapa orang yang dipulangkan. Ini karena soal data, soal akses, soal kejangkauan mereka dan sebagainya. Sehingga, banyak yang ingin pulang tapi tidak bisa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s